Wednesday, May 31, 2023
Google search engine
HomeAsiaDewan mengingatkan agar tidak ada politik identitas di Kalteng

Dewan mengingatkan agar tidak ada politik identitas di Kalteng


BORNEONEWS, Palangka Raya РWakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mengingatkan supaya jangan sampai ada yang memulai politik identitas khususnya di Kalteng selama gelaran pemilu 2024, sebab hal itu akan memecah belah persatuan dan kerukunan.

Menurutnya, negara Indonesia khususnya di Kalteng memiliki masyarakat yang beragam baik dari suku, agama, bahasa, serta latar belakang yang berbeda. Sehingga, politik identitas agar sebisa mungkin ditolak, sebab berdirinya bangsa Indonesia itu karena keragaman.

“Keragaman itulah yang akan menjadikan kita sebagai bangsa besar. Politik identitas jangan sampai ada di Kalteng, kita harus belajar pada masa lalu, untuk memerdekakan Indonesia ini para pejuang tidak memikirkan identitas siapa yang berjuang, yang penting Indonesia bisa merdeka. Itu yang harus kita implementasikan juga untuk sekarang,” ucapnya, Kamis, 9 Maret 2023.

Dia mengatakan persatuan, kerukunan maupun menjalankan politik yang stabil merupakan modal dasar pembangunan.

Oleh karenanya pembangunan daerah tidak akan bisa berjalan baik apabila tidak memiliki stabilitas politik. Maka dari itu, potensi yang dapat memecah belah persatuan maupun kerukunan jangan sampai terjadi di provinsi ini.

“Apalagi di Kalteng ini masyarakat sudah lama hidup berdampingan sejak dulu bahkan sebelum Indonesia merdeka, semuanya saling menghargai berjuang bersama apapun identitasnya. Jadi harapan kita jangan sampai politik identitas itu di mulai, mari berpolitik dengan sehat dan damai,” ujarnya.

Dijelaskannya, didalam dunia politik yang dicari ialah seorang pemimpin yang benar-benar mampu bekerja bukan mencari identitas orang itu. Apapun agama maupun sukunya apabila tidak bisa bekerja maka percuma, sehingga masyarakat juga harus pintar dalam berpolitik jangan sampai terpengaruh dengan politik identitas yang ditebarkan.

Sumber: borneonews

RELATED ARTICLES
Continue to the category

TRANSLATE

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular