Thursday, April 18, 2024
HomeChinaMerek Mobil China Makin Banyak di Indonesia, Gakindo Bilang Begini

Merek Mobil China Makin Banyak di Indonesia, Gakindo Bilang Begini


Dalam beberapa tahun belakangan merek-merek mobil asal China semakin gencar menyerbu pasar otomotif Indonesia. Menurut Gabungan Industri Kendaaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), saat ini tercatat sudah ada 11 merek mobil China di Indonesia. Tak hanya menjual kendaraan di Indonesia, mereka juga didorong buat melakukan ekspor.

“Banyak sekali perusahaan-perusahaan baru, terutama dari China. Sekarang brand China yang beroperasi di Indonesia ada 11 dan kira-kira 9 sudah jadi anggota Gaikindo, bahkan hampir semuanya ikut di GIIAS (2023) ini,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di Jakarta (13/7/2023).

“Mereka lagi mengajukan terus ke kita, jadi sebenarnya positif. Kita tinggal tunggu aja sebentar lagi, ini akan lebih ramai dan lebih banyak model dan mereka biasanya lebih cepat untuk ekspor. Sebagian sudah mulai (bikin pabrik), sebagian masih assembling (perakitan) dulu,” sambung Nangoi.

Dilihat di situs resmi Gaikindo, sudah ada 4 perusahaan dan 5 merek mobil China yang merakit mobil secara lokal di Indonesia. Pertama ada Chery Motor Indonesia dengan brand Chery yang merakit mobil di Handal Indonesia Motor (HIM), lalu ada SAIC Motor Indonesia yang merakit mobil MG dan Hong Yan, kemudian SGMW Motor Indonesia dengan brand Wuling, dan Sokonindo Automobile dengan brand DFSK.

Jumlah brand mobil China nantinya akan semakin bertambah. Sebab di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, akan ada 4 merek mobil China terbaru yang meluncur, yakni Haval, Ora, Tank, dan Neta. Nantinya keempat merek tersebut juga bakal merakit mobil secara lokal di Indonesia.

“11 merek (China) masuk itu sudah bagus sekali. Kita mau kembangin mereka dan kita akan minta mereka melakukan ekspor. Intinya gitu. Jadi masuk dulu (ke Indonesia), setelah masuk kita kembangin, mereka membawa industrinya, bikin industrinya di Indonesia. Kalau industrinya jalan, ekspornya jalan,” sambung Nangoi.

Gaikindo menargetkan industri Indonesia bisa mengekspor 1 juta unit mobil pada 2025-2026 nanti. Maka itu dibutuhkan lebih banyak investasi dan lebih banyak merek mobil baru di Indonesia untuk mencapai target itu.

“Ekspor kita tahun lalu sudah 470 ribu untuk CBU. Diharapkan tahun ini bisa menginjak angka 500 ribu. Dan di tahun 2025-2026, akan melonjak menjadi 1 juta kendaraan (yang diekspor),” kata Nangoi.

Sumber: DetikOto

RELATED ARTICLES

TRANSLATE

- Advertisment -

Most Popular