Saturday, April 13, 2024
HomeGlobal NewsHarga Daging Ayam di Sumatra Utara Terus Melonjak Tinggi, Ini Kata Disperindag...

Harga Daging Ayam di Sumatra Utara Terus Melonjak Tinggi, Ini Kata Disperindag ESDM

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumatra Utara telah membeberkan penyebab utama harga daging ayam yang relatif tinggi di pasaran.

Kepala Seksi Pengendalian Barang Pokok Harga dan Promosi (PBPHP) Disperindag Sumut, Iskandar Zulkarnaen mengatakan, mahalnya daging ayam terjadi akibat harga pakannya yang relatif tinggi.

“Daerah-daerah lain di seluruh Indonesia juga mengalami hal yang serupa. Bahan baku pakan ternak (ayam) 50 persen masih impor, sehingga harganya pun otomatis menjadi lebih mahal,” terangnya.

Peternak Belum Beroperasi

Iskandar menjelaskan, selain pakan hewan ternak (ayam) masih impor dan biayanya yang mahal, faktor penyebab kedua disebabkan banyak peternak ayam yang masih belum beroperasi dengan normal.

“Banyak peternak yang belum beroperasi dengan normal dan bangkrut,” lanjutnya mengutip dari ANTARA (7/6).

Melalui Sistem Harga Pangan Komoditas Utama Sumatra Utara, harga ayam boiler atau ras per Rabu di kisaran menyentuh harga Rp29.000 sampai Rp47.138 per kilogram. Untuk harga termahal berada di Sibolga, sedangkan harga terendah tercacat ada di Kabupaten Asahan.

Kenaikan harga ini perlu mendapatkan perhatian serius, karena harganya sudah melewati batas acuan penjualan ke konsumen. Hal itu ada di Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Harga Acuan Pembelian Di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen Komoditas Jagung, Telur Ayam Ras dan Daging Ayam Ras.

Telah Didesak Antisipasi

Terkait kenaikan harga daging ayam, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara telah mendesak Pemprov untuk mengantisipasi harga daging ayam tersebut.

Rata-rata, harga daging ayam di Sumut cenderung meningkat, mulai dari Mei 2023, di harga Rp34.160 per kilogram, lebih tinggi dari April 2023, yaitu 29.130 per kilogramnya.

Parahnya, tingginya harga daging ayam di Sumut menjadi salah satu penyumbang inflasi bulanan terbanyak atau sekitar 0,27 persen pada Mei.

Sumber : Merdeka

RELATED ARTICLES

TRANSLATE

- Advertisment -

Most Popular