Wednesday, May 22, 2024
HomeAsiaFasilitator Bimtek Haji: Beberapa Tahun Mendatang Jamaah Haji Indonesia Mayoritas Lansia

Fasilitator Bimtek Haji: Beberapa Tahun Mendatang Jamaah Haji Indonesia Mayoritas Lansia



JAKARTA – Tagline Haji Ramah Lansia di 2023 menjadi pondasi dalam program haji beberapa tahun ke depan. Penyebabnya, sepuluh atau 15 tahun ke depan bukan tidak mungkin jemaah haji asal Indonesia mayoritas lansia.

Prediksi itu disampaikan Menurut Fasilitator Bimbingan Teknis Bidang Layanan Haji Lansia, Slamet. Indikasi itu bisa dilihat dari tren kenaikan jumlah jemaah haji lansia setiap tahunnya.

“Ditambah lagi, jika melihat daftar tunggu yang mencapai 15 tahun bahkan lebih, ditambah rata rata masyarakat kita mendaftar di usia mapan, bisa jadi tahun mendatang mayoritas adalah lansia,” kata Slamet kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/04/2023).

Tahun ini adalah yang tertinggi. Jika berdasar UU Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Haji dan Umroh ada 66.943 calon jemaah haji lansia. Jumlah ini bahkan bisa jadi lebih besar jika mengacu WHO dimana usia batas lansia adalah 60 tahun.

Kalau mengacu standar WHO calon jemaah lansia bisa mencapai 93.000 karena batas usia yang digunakan adalah 60. Sedangkan berdasar UU Nomor 8, lansia dimulai umur 65 tahun.

“Karena angkanya yang cukup besar, sehingga kita harus menegaskan bahwa seluruh petugas, seluruh komponen, baik jamaah maupun petugas harus betul-betul peduli kepada lansia,” tambah Slamet.

Dari sisi persiapan, lanjut Slamet, telah membuat langkah stategis agar pelayanan dapat dimaksimalkan bagi semua jemaah. Seperti mempersiapkan petugas mulai dari petugas di kloter, petugas di embarkasi, petugas PPIH nya, semua dilakukan bimbingan teknis dengan muatan-muatan lansia.

Slamet juga mengatakan, bahwa Kementerian Agama melakukan edukasi kepada para lansia dengan manasik-manasik yang mengedepankan kemudahan, keringanan, atau ruhshah agar jemaah lansia tidak memaksakan diri, dan memberikan alternatif-alternatif ibadah haji yang penuh dengan kemudahan.

“Di setiap embarkasi juga nanti diberikan simbol-simbol, petunjuk-petunjuk, ajakan-ajakan yang mengarah kepada peduli lansia. Kita juga menyiapkan buku panduan untuk petugas, menyiapkan panduan untuk lansia bagaimana mereka menjaga kesehatannya,” tambah Slamet.

Secara khusus Kemenag juga menambah tugas dan fungsi layanan dan tugas jemaah haji pada struktur PPIH. Petugas tersebut mendapat materi layanan jemaah haji ramah lansia. Merekrut tenaga PKP3JH dari rumah sakit TNI/Polri, melibatkan expert dan ahli lansia, dan tenaga profesional lainnya.

Sumber: Okezone.com – Haji

RELATED ARTICLES

TRANSLATE

- Advertisment -

Most Popular