Friday, April 19, 2024
HomeGlobal NewsBelanda Akui Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Puan: Harus Diajarkan ke Generasi...

Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Puan: Harus Diajarkan ke Generasi Muda Dua Negara

 Ketua DPR Puan Maharani mengapresiasi pengakuan resmi Belanda atas kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Sebelumnya Negeri Kincir Angin itu mengakui kemerdekaan Indonesia jatuh pada 27 Desember 1949 merujuk pada Perjanjian Roem-Van Roijen.

Puan Maharani menilai pengakuan Belanda jadi momentum mempererat hubungan bilateral kedua negara. Kendati demikian dia menilai pemerintah harusnya Belanda mengaku kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 sedari dulu.

“Pengakuan ini akan memberi dorongan dan menjadi momentum bagi kedua negara dalam mempererat kerja sama di berbagai sektor demi masa depan yang lebih baik,” kata Puan dalam keterangannya, Jumat, 16 Juni 2023.

Pada Rabu, 14 Juni 2023 lalu, pemerintah Belanda melalui Perdana Menteri Mark Rutte mengakui secara resmi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pernyataan ini disampaikan Rutte dalam sesi debat di parlemen Belanda kala membahas kajian dekolonisasi tahun 1945-1950.

Puan menyambut baik pengakuan Rutte tersebut. Apalagi, kata dia, Rutte bakal bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk menggelar diskusi lanjutan. Menurut Puan, pengakuan Belanda ini mesti disampaikan dan diajarkan kepada generasi muda dari kedua negara.

Hal ini penting karena Indonesia dan Belanda punya hubungan historis, termasuk banyak warga negara Belanda yang memiliki garis keturunan bangsa Indonesia. “Sejarah masa lalu hubungan Belanda dan Indonesia perlu diajarkan dan disampaikan ke generasi muda dari kedua negara karena garis keturunan nenek moyang bangsa kita banyak di Belanda,” kata Puan.

Ia mengenang perjuangan Presiden Sukarno dalam mendapatkan simpati dan dukungan dari berbagai negara terhadap kemerdekaan Indonesia. Menurut dia, Bung Karno punya peran penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam mencapai pengakuan kemerdekaannya.

Puan berharap sejarah peperangan masa lalu antara Indonesia-Belanda tidak jadi batu kerikil dalam mewujudkan hubungan baik kedua negara. “Sejarah masa lalu diharapkan tidak menjadi penghalang peningkatan hubungan  Indonesia dan Belanda di masa kini dan depan,” ujar Puan Maharani.

Sumber : Tempo

RELATED ARTICLES

TRANSLATE

- Advertisment -

Most Popular