Sunday, April 14, 2024
HomeBeritaDonald Trump Buka-bukaan Gurita Bisnis di 87 Negara, Indonesia Ada Banyak

Donald Trump Buka-bukaan Gurita Bisnis di 87 Negara, Indonesia Ada Banyak


Untuk pertama kalinya, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merincikan secara mendetail kerajaan bisnis dengan berbagai merek dagang yang dimilikinya di seluruh dunia. 

Mengutip Forbes, Senin (17/7/2023), Donald Trump tak hanya mengungkapkan proyek-proyek besar di beberapa negara, tetapi dia juga memperlihatkan nama dan merek kerajaan bisnis di setiap benua di dunia selain Antartika.

Dalam laporan pengungkapan keuangan yang dirilis pada Kamis kemarin, tokoh penting Partai Republik ini telah mengungkapkan bahwa dirinya memiliki sekitar 600 merek dagang di 87 negara, wilayah, dan badan internasional di seluruh dunia, termasuk sekutu dan musuh AS.

Negara dengan merek dagang terdaftar terbanyak bukanlah negara yang dia pimpin selama empat tahun kemarin yaitu AS, tetapi justru negara yang terus-meneris dia serang yaitu China.

Trump dan perusahaannya memegang 119 merek dagang di China daratan, ditambah lagi 21 lainnya di Hong Kong dan Makau. Sedangkan di AS ia hanya memiliki kurang lebih 56 merek dagang. Tentu saja perbandingan yang sangat besar.

Setelah dua negara terbesar di dunia, Donald Trump juga mengungkapkan bahwa ia memegang merek dagang terbanyak di Inggris (33), Uni Emirat Arab (31), Kanada (19), Turki (18), Uni Eropa (17), Panama (16), Republik Dominika (13) dan Indonesia (12).

Portofolio kekayaan intelektual Trump menjangkau hampir setiap wilayah di mana Amerika Serikat memiliki kepentingan geopolitik yang signifikan. Dia memiliki 10 merek dagang di Korea Selatan, yang tetangga utaranya suka berperang dilaporkan baru saja meluncurkan rudal balistik antarbenua ke Laut Jepang.

Dia memiliki enam merek dagang di Rusia, sebuah negara yang saat ini mengobarkan perang berdarah melawan Ukraina – di mana Trump memiliki tiga merek dagang lainnya. Dia memiliki merek dagang di saingan berat seperti Kuba, Iran dan Venezuela.

Selain itu, dia juga memiliki tiga di Taiwan, yang mungkin membutuhkan bantuan AS jika terjadi invasi oleh China daratan — di mana Trump memiliki lebih banyak merek dagang daripada negara lain mana pun di Bumi.

Akan tetapi, perwakilan dari Organisasi Trump tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sumber: Liputan6

RELATED ARTICLES

TRANSLATE

- Advertisment -

Most Popular